Tips Mendapatkan Ide Tema Lukisan

Published April 15, 2011 by umzaragallery

Ukuran : 30×40;20×60;20×60;30×40 cm

Cat Acrylic diatas kanvas, mengambil ide dari keindahan kelopak tulip

dengan pencarian bentuk-bentuk kelopak bunga tulip lewat internet

Jika anda tidak memiliki ide melukis yang bagus, maka semua teknik melukis di dunia hampir tidak berguna sama sekali. Jadi, dimana anda akan memperoleh ide yang dapat anda gunakan untuk membuat dan mengembangkan lukisan sendiri yang menjadi hasil karya yang unik? Berikut berbagai pilihan yang saya percayai.
Memberikan waktu untuk bereksperimen juga penting. Lembut pada diri sendiri dengan membiarkan diri membuat kesalahan dan melihat kemungkinan pengembangan diri. Gunakan ide sebagai awal untuk melukis, bukan akhir.

1. Buat Daftar Pilihan, yang Anda Sukai atau Tidak Disukai
Anda tidak akan mempunyai ide melukis tanpa memiliki ide gaya atau aliran seperti apa yang akan anda buat. Maka langkah pertama untuk memperoleh ide adalah dengan membuat daftar pilihan yang ingin anda pertimbangkan.
Subjek atau gaya apa yang anda sukai, buat daftar juga apa yang anda tidak sukai, kemudian mulai persempit dari list yang anda sukai. Sebagai contoh, apakah anda ingin membuat lukisan tokoh, pemandangan atau abstrak? Gaya apa yang ingin anda pakai: abstrak, realistis atau ekspresionis? Apakah anda akan menggunakan palet terbatas atau dominasi satu warna? Persempit pilihan tersebut hingga menjadi satu atau dua saja. Kemudian mulailahmelukis.
2. Catat Ide Pada Kertas, Buat pada Sketsa atau Jurnal
Jangan merasa terintimidasi dari banyaknya catatan, sketsa, ataupun jurnal yang anda buat. Catatan, Sketsa, dan jurnal bukanlah hal yang dipamerkan. Mereka sangat berguna sebagai penyimpan ingatan dan ide. Seperti halnya diary.
Pakai buku sketsa seperti jurnal kreativitas, dengan membuat banyak sketsa seperti bahasa tulis. Milikilah buku sketsa seukuran saku dan pena dalam sebagian besar waktu anda, serta milikilah buku sketsa besar jika anda ingin melukis di tempat sewaktu-waktu. Jangan kuatir soal kerapian atau keteraturan, karena ide dapat muncul kapan saja.
3. Kumpulkan Ide Melukis dari Lingkungan yang Anda Tinggali
Tempat yang paling tepat untuk memulai pencarian ide melukis adalah di mana anda tinggal sekarang. Ruang keluarga dan dapur anda menunjukkan benda-benda tak bergerak. Halaman memperlihatkan tanaman dan bunga yang dapat berubah seiring perubahan musim. Jalanan, pertokoan, café dan orang berhalu-lalang juga dapat menjadi ide buat anda.
4. Pakai Satu Ide Lebih dari Sekali
Tidak ada aturan bahwa sebuah ide hanya boleh dipakai untuks satu lukisan. Satu ide dapat dijadikan beberapa lukisan serial ataupun dengan gaya, medium, aliran, komposisi warna dll yang berbeda-beda. Ambil satu lukisan yang anda sukai. Buatlah variasi dari berbeda dari lukisan tersebut.
5. Tanya Ide Lukisan dari Orang Lain
Menanyakan ide lukisan dari orang lain dapat sangat mengejutkan. Anda tidak akan pernah dapat menebak ide apa yang akan disampaikan. Buatlah catatan dari ide-ide ini, terutama yang menarik perhatian anda kemudian buatlah versi anda sendiri.
6. Perluas Pengetahuan Anda Mengenai Sejarah Seni Lukis
Jangan abaikan kekayaan budaya dan sumber dari berabad-abad sejarah seni lukis. Jika anda merasa bosan ketika mendapat pengetahuan sejarah seni lukis dari sekolah, anda mencarinya dari biografi seniman, documenter TV ataupun film.
7. Internet
Anda dapat memperoleh ide dengan mecarinya di internet. Baik dari website yang berkaitan dengan lukisan, atau justru dari website yang justru tidak ada kaitannya sama sekali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: