POLA MOTIF BATIK JOGJAKARTA-SOLO

All posts in the POLA MOTIF BATIK JOGJAKARTA-SOLO category

Batik Pola Parang dan Lereng

Published April 23, 2011 by umzaragallery

Pola Parang dan Lereng
Pola parang dan lereng adalah pola batik geometris berupa pola garis miring dengan kemiringan 45°. Perbedaan prinsip pola parang dan lereng adalah pada ragam hias penyusunnya, untuk pola parang selalu mengandug ragam hias mlinjon, sedangkan untuk pola lereng tidak ada ragam hias mlinjon.

Parang Barong

Read the rest of this entry →

Advertisements

Motif Batik Sidomukti

Published April 14, 2011 by umzaragallery

Mengandung makna kemakmuran. Demikianlah bagi orang Jawa, hidup yang didambakan selain keluhuran budi, ucapan, dan tindakan, tentu agar hidup akhirnya dapat mencapai mukti atau makmur baik di dunia maupun di akhirat. Orang hidup di dunia adalah mencari kemakmuran dan ketentraman lahir dan batin. Untuk mencapai kemakmuran dan ketentraman itu niscaya akan tercapai jika tanpa usaha dan kerja keras, keluhuran budi, ucapan, dan tindakan. Namun untuk mencapai itu semua tentu tidaklah mudah. Setiap orang harus bisa mengendalikan hawa nafsu, mengurangi kesenangan, menggunjing tetangga, berbuat baik tanpa merugikan orang lain, dan sebagainya, agar dirinya merasa makmur lahir batin. Kehidupan untuk mencapai kemakmuran lahir dan batin itulah yang juga menjadi salah satu dambaan masyarakat Jawa dan tentu juga secara universal.

Read the rest of this entry →

Motif Batik Truntum, Filosofi, Makna dan Polanya

Published April 14, 2011 by umzaragallery

Motif Batik : Truntum (Makna dan Simbol)

truntum

The Truntum motif was created by Kanjeng Ratu Kencana,the wife of Sunan Pakubuwana III,and refers to revitalized love. She created this motif as a symbol of unconditional,everlasting love that continues to grow (tumaruntum). Because of  its meaning,the cloth with the truntum motif is usually worn by the parents of the bride and groom on the wedding day. It is hoped that the love symbolized in this motif will be passed on the bridal couple. It is sometimes felt that the parents are required to “guide” the bridal couple as they enter new life together.

 

Read the rest of this entry →

POLA MOTIF BATIK NITIK

Published April 13, 2011 by umzaragallery

POLA BATIK NITIK

Oleh: Ny Ir. Toetti T. Surjanto

Batik merupakan hasil seni budaya yang memiliki keindahan visual dan mengandung makna filosofis pada setiap motifnya.

Penampilan sehelai batik tradisional baik dari segi motif maupun warnanya dapat mengatakan kepada kita dari mana batik tersebut berasal. Motif batik berkembang sejalan dengan perjalanan waktu, tempat, peristiwa yang menyertai, serta perkembangan kebutuhan masyarakat. Sering kali tempat memberi pengaruh yang cukup besar pada motif batik. Meskipun berasal dari sumber atau tempat yang sama, namun karena tempat berkembangnya berbeda, maka akan menghasilkan motif baru yang berbeda pula. Sebagai contohnya adalah motif Nitik.

Motif Nitik sebenarnya berasal dari pengaruh luar yang berkembang di pantai utara laut Jawa, sampai akhirnya berkembang pula di pedalaman menjadi suatu motif yang sangat indah. Pada saat pedagang dari Gujarat datang di pantai utara pulau Jawa, dalam dagangannya terdapat kain tenun dan bahan sutera khas Gujarat. Motif dan kain tersebut berbentuk geometris dan sangat indah, dibuat dengan teknik dobel ikat yang disebut “Patola” yang dikenal di Jawa sebagai kain “cinde”. Warna yang digunakan adalah merah dan biru indigo.

Read the rest of this entry →